Rabu, 15 Januari 2020

kala perjalanan pulang


Hujan dan angin kembali menyapa, kendaraan semakin merayap, suara klakson bersahut-sahutan seakan semakin keras suaranya akan mempercepat sampai di tujuan. 

Bis jemputan yang tersendat-sendat melaju melindungiku dari segara hiruk pikuknya jalanan. aku berusaha memejamkan mata, tidur sejaman sudahlah cukup melepas lelah. Tapi terbayang kamu. Kamu yang berdesak-desakan di bis ataupun kereta, samasekali tak dapat memejamkan mata hanya bisa menahan rasa pegal di kaki. Tak terbiasa dengan kepadatan di jalanan ibu kota setiap harinya.

Tua, dijalanan katamu. Tapi kamu bersabar dengan segala lelah dan penat selama di perjalanan. Meski tak melulu kusambut dengan senyuman, kamu selalu pulang,
maka
Kuucapkan terimakasih❤

Disepanjang jalan, menantikan kamu untuk pulang juga

~W~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Harihari Nashira 13 Januari 2026

Karena kebodohan Ibu mensetting account emailnya dibawah family, jadi blognya Nashira tidak bisa dibuka, sampai entah. jadi untuk simpen-sim...