Selasa, 13 Januari 2026

Harihari Nashira 13 Januari 2026

Karena kebodohan Ibu mensetting account emailnya dibawah family, jadi blognya Nashira tidak bisa dibuka, sampai entah. jadi untuk simpen-simpen Ibu lewat blog ini dulu.

Nashira makan dengan lahap dan dalam rentang waktu 20 menit karena makan dengan makanan favoritenya; pepes ikan kembung. Hanya saja hujan deras ketika kita akan pergi ke daycare, sehingga kita terlambat sampai di daycare pukul 08.54

Rabu, 22 Desember 2021

Hari Ibu

 
 
Selamat hari ibu,
Terimakasih banyak untuk Ibu yang telah mendidik, yang selalu ada untuk anaknya, yang senantiasa berkorban demi anaknya.
Terimakasih banyak untuk Ibu meskipun ketika anaknya telah menjadi seorang Ibu, tak memudar kasih dan sayangnya mekipun usia semakin menua dan tak putus-putusnya berdoa demi kebaikan anaknya. 
Terimakasih  banyak untuk Ibu, yang senantiasa memberi, memberi dan terus memberi tanpa mengharap imbalan atau balasan jasa.

Aku tahu tak semua orang seberuntung aku;
aku sangat bersyukur mempunyai Ibu yang sangat baik untuk dijadikan contoh bagaimana aku mendidik anak-anakku
Tak mudah menjadi seorang Ibu, tapi aku akan berusaha menjadi Ibu yang terbaik buat anak-anaku. 

T
Terimakasih Ibu.

W,
yang masih belajar menjadi Ibu yang baik

Jumat, 02 April 2021

menjelang 3 bulan

Hi youuuu... 

 

Bayi kecil yang udah mulai bisa iniitu...
Bisa nyusu dan lupa ngedot padahal awal lahir ga bisa nyusu jadi pake dot dulu
Bisa ngobrol..haohaooo sambil senyumsenyum manis
Bisa narik-narik baju keatas (kaya baju difoto ini tersingkap karena ditarik-tarik)
Mulai tidur miring meski dari bayi merah sekarang lebih miring lagi sampai mau telungkup (tinggal kepalanya aja nih yang keberatan sama pipi)
Bisa masukin genggaman tangan ke mulut, sekarang2 jarinya yang masuk, bahkan pernah jempolnya aja
Bisa liat gambar dibuku pas dibacain bukunya sebelumnya fokus di muka ibu
Bisa ikutan haohao dan senyum2 kalau dinyanyiin lagu
Bisa anteng kalau bangun tidur ga nangis, maen sendii, gerak2 tau-tau posisi tidur udah berubah 90derajat. 
Bisa bisanya bikin Ibuk dan Bapak bertambah sayangnya setiap harinya


Ibuk yang ga bisa tidur karena Bapak ga pulang2 :( 
Menjelang 3 bulan NKI

Senin, 07 September 2020

ngidam tertunaikan


Yang kamu cari-cari karena aku inginkan namu tak kunjung juga ditemukan. 
Akhirnya mencoba membuat sendiri, meski tentunya tak seenak rasa resto.
Aku suka. Sayangnya kamu ga suka.
Baguslah, kalau begitu aku habiskan saja semuanya 😁

Sehabis kekenyangan,

~W~

Minggu, 09 Agustus 2020

5 months countdown

Untaian doa-doa menembus langit.
Masih ditengah pandemi, semoga terlahir dengan sehat ya kamu, 5 bulan yang masih dinanti. 
Ada yang tiba-tiba datang. Membuat bahagia tentunya, katanya biar ga ngerasa sendiri❤.  Meskipun semaleman dan sepagian berusaha membereskan kekacauan yang ada di rumah. Azab katamu..bukan kataku, ini berkah.. berkat kedatangan mereka tiba-tiba aku tersihir menjadi sesosok yang rajin.

Bersyukur untuk segala sesuatunya yang berjalan lancar meski tak sesuai dengan keinginan. Buat keluarga yang sangat baik, that sometimes i take it for granted. 

Tentunya terimakasih buat kamu, yang selalu ada membantu aku juga sabar mengahadapi ketidakstabilan emosi yang semakin menjadi selama 4 bulan ini... please bear with it for 5 months  (or maybe more 😅)

Yang baru kerasa kecapean,
~W~



Minggu, 19 Juli 2020

hospital playlist


These hospital episode makes me feel like i'm not  (and will not) ready to lost one of my beloving family. I want to be present, althought almost doing nothing to ease my mom minds, to lift up a bit of her burden. Just silently be there, although makes her more worried. 

Just be present, although cannot meet my father. I know my prayes will soothe him.  Silently recite a prayer: please... give me more time, please... heal him, please... give us strenght.

Thanks to you who  understand how I feel and supporting me during my grey days. Please, be with me always, be present and be kind to our parents. 


~W~


Minggu, 26 April 2020

Ramadhan pertama

Saat kembali ke tanah air, sudah terbayang akan suasana Ramadhan yang berbeda dengan ketika di jerman. Ramdhan yang kental dengan waktunya bekumpul bersama keluarga atau teman2 di waktu berbuka sampai agenda berbuka bersama memenuhi agenda, bisa jadi dalam sehari ada beberapa agenda berbuka bersama sehingga harus memilih salah satu. Agenda ngabuburit, menunggu waktu berbuka sambil membeli takjil. Suasana berbuka yang ramai dan hangat untuk kemudian tarawih di mesjid. Satu hal yang dirindukan selama di jerman bisa tarawih setiap hari juga bisa meluangkan waktu i'tikaf. Akan tetepi virus n-Cov 19 membuyarkan semuanya. Masih diharuskannya jaga jarak antar sesama membuat buka bersama, ngabuburit bahkan tarawih dan itikaf dilarang juga mudik dilarang. 
Lalu, aku hanya berdua bersama kamu. Sudah satu bulan~kemanamana berdua~ dirumahsaja. 
Aku dibantu kamu sudah menyetok berbagai makanan beku untuk Ramadhan seperti rendang yang hancur, bakso yang kurang lama nguleninnya, chicken roll yang kurang lama ngukusnya dan opor yang tidak sempat dimasukkan ke dalam freezer karena habis dimakan dalam waktu 3 hari saja. Meski masih banyak dalam list pengen ini-itu, tapi ya gitu... rencana cuman rencana aja. Akhirnya beli ikan yang udah dibumbuin sekitar 1,5kg. 
Sahur hari pertama, tentu saja kamu yang membangunkan aku dan kemudian aku menghangatkan makanan. Tak ada yang perlu dimasak, selain air karena kamu ingin minuman hangat. Habis sholat subuh,  tertidur hingga pukul 10. Aku rapat iniitu kamu juga. Lalu lalaalaaayeyeyeee... eh sudah jam 5 aja. Tidaaaaak! Langsung heboh bikin sayur bayam, dan ngangetin bakwan jagung juga goreng tepung tempe. Duh ada ajaaa.... 😆😅 untungnya kamu ga langsung makan orangnya. Jadi ga telat meski sebenernya telat juga. 

Sehabis berbuka di Gunung Sindur
~W~


Harihari Nashira 13 Januari 2026

Karena kebodohan Ibu mensetting account emailnya dibawah family, jadi blognya Nashira tidak bisa dibuka, sampai entah. jadi untuk simpen-sim...